Menurut kepercayaan Yunani, pada awal mula yang ada di alam semesta hanya kekosongan menyeluruh. Situasi kekosongan itu digambarkan sebagai khaos. Dari khaos timbulah dewa-dewa angkatan tua atau biasa disebut para Titan. Mereka dipimpin Kronos. Kronos memiliki sejumlah anak dari perkawinannya dengan Hera. Anak keenamnya bernama Zeus.
Seperti saudara-saudara lainnya, Zeus wajib dipersembahkan kepada sang ayah. Ibunya, dewi Hera, tidak tega anaknya yang keenam lagi-lagi mati karena kerakusan sang ayah. Maka ia menyembunyikan Zeus di suatu tempat. Sebagai gantinya, Kronos diberi makan batu.
Zeus selamat dan bertumbuh menjadi pemuda gagah. Ketika dewasa, Zeus memberi Kronos obat untuk memuntahkan semua putra-putrinya. Bersama Zeus, putra-putrinya itu melawan para dewa angkatan tua. Dengan bersenjata halilintar yang dicuri dari angkatan tua, mereka memenangkan pertempuran dan menguasai seluruh alam semesta.
Dewa Dewi Olimpus
Zeus, Hera, Poseidon, Ares, Hermes, Hefestus, Aphrodite, Athena, Apollo dan Artemis selalu masuk dalam daftar Dewa Dewi Olimpus. Dua dari Hebe, Helios, Hestia(Hestia menyerahkan posisinya sebagai anggota Olimpus kepada Dionisius agar dapat hidup bersama manusia [akhirnya dia diangkat sebagai penjaga api di Olimpus] maka ia menolak disebut sebagai anggota Olimpus. Persefone tingal selama 6 bulan setiap tahunnya bersama suaminya Hades di dunia bawah tanah (konon mengakibatkan kegersangan di musim gugur dan dingin). 6 bulan lainnya, ia boleh kembali ke Olimpus dan tinggal bersama ibunya, Demeter. Walaupun Hades termasuk dewa utama Yunani, tetapi karena tinggal di dunia bawah tanah maka ia tidak erat dengan Olimpus. Dalam kisah lain, Helios memberikan tempatnya untuk Apollo. Hebe, seorang pembawa cawan anggur bagi para dewa menyerahkan posisinya di Olimpus untuk menikahi Herakles yang menjadi dewa Olimpus setelah wafat.), Demeter, Dionisius, Hades dan Persefone menjadi pelengkap dari kesepuluh dewa dewi itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar